What is LED

LED Technology Like a normal diode, the LED consists of a chip of semiconducting material impregnated, or doped, with impurities to create a p-n junction. As in other diodes, current flows easily from the p-side, or anode, to the n-side, or cathode, but not in the reverse direction. Charge-carriers—electrons and holes —flow into the junction from electrodes with different voltages. When an electron meets a hole, it falls into a lower energy level, and releases energy in the form of a photon.The wavelength of the light emitted, and therefore its color, depends on the band gap energy of the materials forming the p-n junction. In silicon or germanium diodes, the electrons and holes recombine by a non - radiative transition which produces no optical emission, because these are indirect band gap materials. The materials used for the LED have a direct band gap with energies corresponding to near-infrared, visible or near-ultraviolet light.LED development began with infrared and red devices made with gallium arsenide. Advances in materials science have made possible the production of devices with ever-shorter wavelengths, producing light in a variety of colors.LEDs are usually built on an n-type substrate, with an electrode attached to the p-type layer deposited on its surface. P-type substrates, while less common, occur as well. Many commercial LEDs, especially GaN/InGaN, also use sapphire substrate.

(source: by Wikipedia)

Djarum Black Innovation Award Goes To Campus (23/11) Depok, Sosialisasi Atraktif Sambut BIA 2009

post date : 24 December 2008

Berlangsung secara antusias di kampus Universitas Gunadarma Kamis (23/12), BIA Goes To Campus seri kota terakhir ini memang mampu menjadi puncak gelaran dari 8 putaran seri yang dihelat di seputar provinsi Jawa dan Bali. Diikuti sebanyak 250 peserta, event yang menghadirkan Leonard Theosabrata sebagai pembicara utama pun diikuti secara antusias pula dan setidaknya mampu menjadi pendorong atraktifitas penyelenggaraan Black Innovation Award 2009 yang akan dibuka mulai Februari 2009 nanti.

"Penyelenggaraan BIA Goes To Campus ini memang sangat baik sekali. Karena dari 3 kota yang saya ikuti, saya melihat banyak sekali pertanyaan yang mungkin tidak terjawab hanya dengan membaca koran atau iklan saja. Jadi dengan adanya sosialisasi ini justru sangat bagus untuk menjawab beberapa pertanyaan yang mungkin bisa lebih memotivasi mereka untuk ikut berinovasi," ungkap Leonard Theosabrata, salah satu pembicara utama di BIA Goes To Campus seri Gunadarma Depok (23/12) ini.

Digelar sebagai ajang sosialisasi event BIA 2009 nanti, pra event yang digelar di 8 kota dan kini di Gunadarama Depok memang bertujuan pula untuk membuka pola pikir para kawula muda atau mahasiswa lebih kreatif dan inovatif. Apalagi dengan tema seminar "How To Be Creative and Innovative" yang diusung, setidaknya mampu mendorong para mahasiswa untuk bersikap

Leonard Theosabrata

lebih kreatif dan mau menyalurkan kreatifitas dan inovatifitasnya tersebut demi kepentingan orang banyak.

"Menurut saya Black Innovation Awards merupakan ajang yang bagus karena pada masa saya mungkin jarang sekali ada wadah-wadah semacam ini dan sekarang ini sudah ada wadah yang secara luar biasa sangat mengayomi, jadi cobalah dan jangan takut karena ga ada salahnya or nothing to lose," tambah Leo kembali sedikit menghimbau.

Dengan juga menghadirkan beberapa pembicara lain seperti Sigi Wimala (Aktris sekaligus Creative Enterpreneur), Yoris Sebastian (Chief Creative Officer OMG Creative Consulting), Fani (Project Officer) dan juga Adi "Cumi" (pemenang BIA 2007 dengan karyanya Kalamari), seminar yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 13.40 ini memang terbilang berjalan sukses dan sangat antusias. Apalagi dari respon peserta yang banyak melontarkan pertanyaan dan juga hasil ide-ide kreatif yang ditunjukkan peserta selama sesi brain exercise/workshop, hal ini sedikit menunjukkan apresiasi lebih dari para peserta untuk event persiapan jelang kompetisi tahun depan.

Dengan berakhirnya suksesi seri putaran BIA Goes To Campus di 8 kota, diharapkan antusias dan kreatifitas pada seri 2009 nanti tentunya akan semakin lebih meningkat lagi. "Secara overall BIA sendiri saya rasa sukses banget untuk menjaring lebih banyak minat peserta dan menjadi semacam pencerahan untuk lebih bisa kreatif dan inovatif. Dan buat temen-temen, Februari nanti kita sudah membuka pendaftaran dimana syarat-syaratnya bisa dilihat di website resmi kami (www.blackinnovationawards.com), pokonya jangan pernah takut untuk berinovasi," Fani, Project Officer BIA 2008/2009 juga ikut menghimbau. [ayd/timBIA]


Djarum Black Night Slalom 2009 (Press Conference) : Lebih Berkualitas dan Kompetitif

Mengawali seri Kejurnas Djarum Black Night Slalom 2009, sosialisasi lewat press confrence seputar ajang ini digelar. Berlangsung Jumat (6/2), di Barcode Cafe, La Codefin Jl. Kemang Raya No. 8 Jakarta Selatan, gambaran jelas mengenai event ini kedepannya pun dipaparkan. Beberapa perubahan dan pembaharuan regulasi disebut-sebut akan mewarnai perjalanan seri Kejurnas ini di 7 kota yang akan disinggahinya.

Selaku sponsor utama, Djarum Black memang terus mendukung setiap perubahan positif yang terjadi. Seperti diungkapkan, Mario CSP, selaku PIC Djarum Black untuk Slalom 2009, "Di tahun ini hampir sama seperti tahun lalu, Djarum Black Night Slalom tetap ada hiburan dari performance live band, hiburan stage, dan juga drifting. Kemudian untuk hadiah buat juara nasional tetap akan kita kasih satu mobil Toyota Yaris. Selain itu ada perubahan di kelas dan regulasi supaya event ini semakin menarik tidak hanya buat peserta tapi juga animo penontonya semakin banyak dan berkualitas," katanya menjelaskan.

Mario CSP (PIC Djarum Black) & Tjahyadi Gunawan (Genta Auto & Sport)

Pernyataan Mario seolah menegaskan optimisme 3 narasumber lain yang hadir pada acara ini. Mereka adalah Tjahyadi Gunawan (Promotor Penyelenggara dari pihak Genta Auto & Sport), Vito Siagian (Perwakilan IMI), Andre (Perwakilan Achilles) yang semuanya yakin kalau acara ini akan berjalan lebih berkualitas dan kompetitif.

Dan memang, selain kejutan bahwa event slalom ini akan dibuka dengan drifting, kehadiran Honda juga semakin menambah lengkap kehadiran ATPM yang bermain di slalom ini. Tentu saja ini akan menjadi cambuk tersendiri dan modal buat pertarungan waktu yang lebih sengit lagi.

Untuk perubahan, seperti ditegaskan Tjahyadi Gunawan," Slalom kali ini lebih mudah diikuti karena sekarang kita punya regulasi baru bahwa setiap mobil tidak lagi diharuskan memakai roll bar sehingga dengan kendaraan standard pun mereka bisa langsung berlomba. Selain itu untuk kelas jeep dan minibus kita hilangkan karena dua jenis mobil tersebut saya pikir tidak layak untuk slalom.

Toyota Yaris, Hadiah Juara Nasional

Dan yang utama ialah adanya heat ketiga yang mana heat ini jadi puncak acara pada setiap serinya dan hanya pembalap papan atas saja yang bisa mempertajam waktu dan memperoleh kesempatan ini," katanya menguraikan rinci.

Adapun seri pertama event ini akan dimulai pekan depan tepatnya di Bumi Nirwana Residence 14 Februari mendatang di kota Bogor. Disusul Solo 28 Februari 2009, Malang 30 Mei 2009, Denpasar 13 Juni 2009, Serang pada 24 Oktober 2009, Bandung 14 November 2009 dan Grand Final di Jakarta pada 28 November 2009. So...prepare your car, prepare your heart and let's joint the event ! [mot/timABT]


Tidak ada entri.
Tidak ada entri.

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

Detik.com

detiksport - detiksport

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP